Komisi III DPRD Rohul Gelar RDP Bahas Permasalahan Ketenagakerjaan Bersama Perusahaan dan Serikat Pekerja

Komisi III DPRD Rohul Gelar RDP Bahas Permasalahan Ketenagakerjaan Bersama Perusahaan dan Serikat Pekerja

ROHUL -  Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung dinamis dengan menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya PT SKA, PT MIS, perwakilan serikat pekerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta pihak kepolisian. Pertemuan ini digelar sebagai upaya mencari solusi atas sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang mencuat di tengah masyarakat.Pada Sabtu, (3/1/2026).

RDP tersebut dipimpin langsung oleh pimpinan Komisi III DPRD Rohul H. Jondri dan dihadiri anggota dewan lainnya. Dalam forum itu, para perwakilan serikat pekerja menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait hak-hak pekerja yang dinilai belum terpenuhi secara optimal oleh pihak perusahaan. Mereka juga menyoroti persoalan hubungan industrial yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Perwakilan dari PT SKA dan PT MIS turut memberikan penjelasan terkait kebijakan perusahaan, termasuk langkah-langkah yang telah diambil dalam menyikapi tuntutan para pekerja. Pihak perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan operasional sesuai dengan aturan yang berlaku, sekaligus membuka ruang komunikasi dengan para pekerja.

Sementara itu, Disnaker Rohul menekankan pentingnya penyelesaian masalah melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Disnaker juga siap memfasilitasi mediasi antara pihak perusahaan dan pekerja guna mencapai kesepakatan bersama yang adil dan berkelanjutan.

Dari sisi kepolisian, disampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban harus tetap dijaga selama proses penyelesaian berlangsung. Pihak kepolisian mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

Ketua Komisi III DPRD Rohul H. Jondri dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penyelesaian persoalan ini hingga tuntas. Ia berharap seluruh pihak dapat bersikap terbuka dan mengutamakan kepentingan bersama demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

"RDP ini merupakan langkah awal untuk mencari titik temu. Kami ingin semua pihak duduk bersama, menyampaikan pendapat, dan mencari solusi terbaik tanpa merugikan satu sama lain," ujarnya.

Rapat tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi antar pihak. Komisi III DPRD Rohul juga meminta agar setiap perkembangan disampaikan secara berkala, sehingga permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan secara bijak dan sesuai aturan yang berlaku.***

Berita Lainnya

Index